Tazkirah #2

Hidayah yang sedikit, ra'yu (fikiran) yang rusak, kebenaran yang tersembunyi, hati yang bobrok, ingatan yang lemah, waktu yang terbuang sia-sia, makhluk yang menjauhinya, takut berhubungan dengan Rabbnya, doa yang tidak dimakbulkan, hati yang keras, rizki dan umur yang tidak berbarokah, terhalangi dari ilmu, diliputi kehinaan, direndahkan oleh musuh, dada yang sempit, mendapatkan teman-teman jahat yang merusak hati dan membuang-buang waktu, kesedihan dan kegundahan yang panjang, kehidupan yang menyesakkan dan pikiran yang kacau semua itu merupakan buah kemaksiatan dan akibat kelalaian dari dzikrullah, seperti halnya tertumbuhan subur dengan air dan kebakaran bermula dari sepercik api. Begitupun sebaliknya, semua kebalikan dari hal-hal tersebut di atas merupakan buah dari ketaatan
Dari Al-Fawaid, Ibnul Qayim, hal 43.
Bencana alam
Surah Al-An'am: 61-67
61
Kesilapan menumbuhkan mata
Oleh Megat Taufiq Megat A. Rahman
Ia memerlukan seseorang itu untuk melakukan kesilapan sebelum ia belajar untuk kembali kepada jalan yang benar. Seseorang itu mungkin menyimpang daripada jalan ke destinasinya yang sepatutnya. Ini kerana, ia ingin mengintai apakah yang yang terdapat di jalan-jalan yang lain itu. Pelbagai rahsia dan mungkinkah mutiara yang ada disana, yang boleh menceriakan dan memberi kepuasan hati. Pendeknya akal kerana tidak melihat masa sebagai suatu perkara yang kritikal dalam sesuatu perjalanan. Tahunya dia, perjalan itu bakal berakhir di sebuah destinasi, tetapi kabur sebentar kerana ingin melihat apakah dihujung simpang sana pula.
Tazkirah #1: Meningkat diri melalui mujahadah
Sumber: An-Nida'
PADA adatnya tidak mungkin kita sampai pada lapangan makrifat terhadap Allah SWT apabila kita tidak mahu bermujahadah, tidak mahu melihat kelemahan-kelemahan yang terkandung dalam diri kita, lebih-lebih lagi kelemahan itu berupa penyakit hati.
Oleh itu Allah SWT telah berfirman yang bermaksud: “Orang-orang yang berjuang di jalan Kami, sesungguhnya Kami akan memberi petunjuk mereka itu pada jalan-jalan Kami, dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang membuat kebaikan.”
Maksud Mujahadah
“Mujahadah” yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah memerangi hawa nafsu yang mengatasi segala kelemahan diri untuk mencapai dengan sempurna keredaan Allah SWT. Tegasnya, orang-orang yang mengerjakan sesuatu yang tidak baik bererti ia mendatangkan kekurangan pada peribadinya sendiri. Umumnya tabiat manusia tidak menghiraukan keaiban-keaiban tetapi mengutamakan pada hal-hal yang dianggap baik.
Al-Falah: Syawal Edition
Download di sini
Selamat Hari Raya Aidilfitri diucapkan kepada semua.
Semoga Allah menerima amalan dari kita semua. Ameen.
Ramadhan & Fiqh Perubahan
Risalah dari Muhammad Mahdi Akif; 04-09-2008
Penterjemah: Abu Ahmad
Ikhwan.net
Segala puji hanya milik Allah, salawat dan salam atas nabi kiga Muhammad saw beserta keluarga dan para sahabatnya.. selanjutnya.
Saat ini kita berada dibawah naungan keindahan dan keberkahan bulan Ramadhan; bulan yang selalu hadir membawa nilai-nilai dan cita-cita atas umat Islam setiap tahun, di dalamnya terdapat banyak keberkahan, kenikmatan dan kewajiban yang secara aktual sebagai titik tolak kebangkitan umat dan pertumbuhan pada setiap jenjang dan tingkatannya; sehingga bulan Ramadan selalu memberikan kepada kita akan peta proyek perbaikan bagi individu dan umat, dan tentunya kebaikan itu harus selalu kita pertahankan dan pelihara, niscaya Allah akan memberikan petunjuk kepada kita dan menolong kita untuk dapat dijadikan sebagai investasi terbaik pada masa yang akan datang.
Business that lasts
By Dr. Mohd Farid Mohd Shahran(ABIM)
One of the prevailing criteria of the world we are living now is the predominant desire of man toward material wealth. The world is dominated, mostly by the greed of man, translated in their obsession of material wealth. Money, as the symbol of extravagance and richness, has been the magic word of the modern man. Books on how to generate business, to maximize profit, and to become rich in the shortest possible time, pack the best-sellers shelves of every bookshop, hence accelerating the economic madness and material frenzy of the modern life. Every inch of human life is measured by dollar and cent, credit and debt, profit and loss. Man’s own desire and greediness has become his new God while the phantom of his rapacity and selfishness turns out to be his new religion.
Jawapan Kepada Atheist

Oleh Megat Taufiq Megat A. Rahman
Semasa pertama kali jejak di tanah asing a.k.a Australia 5 tahun lepas, kepala sedikit celaru dan perasaan bercampur-baur disebabkan tak tahu apa yang bakal diexpect daripada negeri omputih nih. Pada waktu tu, saya hanya dapat menggambarkan budaya omputih nih berdasarkan rancangan2 TV kat Malaysia aje. Mana taknya, memang majoriti cerita2 kat TV malaysia diimport dr negara omputih utk meng'omputih'kan kita. Saya tak lari dari di'omputih'kan. Tapi itu bukan tajuk yang nak saya katakan kali ni. Dalam beberapa bulan berada disini, barulah saya dapat sesuaikan dengan bahasa, kebiasaan dan budaya negeri nih.
Palestine masih di hati
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they're dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who's wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight